<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-753306967778909791</id><updated>2011-08-01T12:47:08.861-07:00</updated><category term='serangga islam'/><title type='text'>dunia serangga</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://haryopest.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/753306967778909791/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://haryopest.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>haryopest</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09524647812480582845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-753306967778909791.post-154252433264792192</id><published>2007-07-07T19:28:00.000-07:00</published><updated>2007-07-07T20:21:34.908-07:00</updated><title type='text'>KAJIAN KOMUNITAS FAUNA PADA PERTANAMAN</title><content type='html'>kajian komunitas fauna, dapat di klik &lt;a href="http://72.14.235.104/search?q=cache:vkqWvEZcsfUJ:digilib.brawijaya.ac.id/virtual_library/mlg_warintek/Pdf%2520Material/Biosain%2520Edisi%2520Agustus%25202002%2520%28Edisi%25205%29/kajian%2520komunitas%2520fauna.pdf+kajian+komunitas+fauna+pertanaman+bawang+merah&amp;hl=id&amp;amp;ct=clnk&amp;cd=1&amp;amp;gl=id&amp;amp;client=firefox-a"&gt;di sini&lt;/a&gt; Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengidentifikasi berbagai jenis fauna yang ada di pertanaman&lt;br /&gt;bawang merah dengan dan tanpa aplikasi pestisida,  serta menganalisis komunitas fauna (kesamaan&lt;br /&gt;komunitas, dominasi dan keragaman) di kedua pertanaman. Penelitian  dilakukan di desa Siman,&lt;br /&gt;Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, pada ketinggian   200 m dpl., pada bulan Desember 2000-&lt;br /&gt;±&lt;br /&gt;Maret 2001. Penelitian menggunakan metode eksplorasi, yaitu dengan mengadakan pengamatan pada&lt;br /&gt;pertanaman bawang merah yang diaplikasi pestisida dan tanpa aplikasi pestisida. Pengamatan&lt;br /&gt;dilakukan secara sistematis terhadap komunitas fauna dengan metode mutlak (unit sampel adalah luas&lt;br /&gt;permukaan tanah 1 m x 1m) dan metode nisbi ( dan ),&lt;br /&gt;light traps, pitfall traps, yellow sticky traps   tullgren funnel&lt;br /&gt;serta diamati juga pertumbuhan tanaman (panjang dan jumlah daun), tingkat serangan&lt;br /&gt;Spodoptera exigua&lt;br /&gt;dan hasil tanaman (bobot segar dan bobot kering umbi).&lt;br /&gt;Hasil penelitian menunjukkan bahwa fauna yang ada di pertanaman bawang merah tidak hanya&lt;br /&gt;dari kelompok insekta, tetapi ada juga fauna lainnya yaitu: Arachnida dan Diplopoda. Fauna-fauna&lt;br /&gt;tersebut ada yang berperan sebagai hama (13 jenis), predator (15 jenis), parasitoid (4 jenis),   (1&lt;br /&gt;polinator&lt;br /&gt;jenis) dan   (10 jenis). Penggunaan pestisida secara langsung mengurangi jenis dan jumlah fauna.&lt;br /&gt;scavenger&lt;br /&gt;Jenis dan jumlah seluruh fauna dilahan yang tanpa pestisida adalah 43 dan 1531, lebih tinggi&lt;br /&gt;dibandingkan jenis dan jumlah seluruh fauna di lahan yang diaplikasi pestisida yaitu 40 dan 1081.&lt;br /&gt;Kedua lahan mempunyai indeks kesamaanm komunitas 0,814 yang berarti bahwa komposisi fauna di&lt;br /&gt;kedua lahan hampir sama. Secara kumulatif dominasi fauna di kedua lahan adalah rendah, karena tidak&lt;br /&gt;ada fauna yang dominan.  Keragaman di lahan yang tanpa pestisida secara umum lebih tinggi&lt;br /&gt;dibandingkan lahan yang diaplikasi pestisida. Pertumbuhan tanaman di lahan yang diaplikasi pestisida&lt;br /&gt;lebih pesat dibandingkan lahan yang tidak diaplikasi pestisida. Tingkat serangan   di lahan yang&lt;br /&gt;S. exigua&lt;br /&gt;tidak diaplikasi pestisida lebih tinggi, sehingga hasilnya lebih rendah dibandingkan lahan yang diaplikasi&lt;br /&gt;pestisida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Kunci:&lt;br /&gt;komunitas, keragaman, bawang merah, pestisida&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/753306967778909791-154252433264792192?l=haryopest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://haryopest.blogspot.com/feeds/154252433264792192/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=753306967778909791&amp;postID=154252433264792192' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/753306967778909791/posts/default/154252433264792192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/753306967778909791/posts/default/154252433264792192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://haryopest.blogspot.com/2007/07/kajian-komunitas-fauna-pada-pertanaman.html' title='KAJIAN KOMUNITAS FAUNA PADA PERTANAMAN'/><author><name>haryopest</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09524647812480582845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-753306967778909791.post-3128019616325827054</id><published>2007-07-07T19:20:00.001-07:00</published><updated>2007-07-07T19:27:51.295-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serangga islam'/><title type='text'>SERANGGA  DALAM KAJIAN ISLAM DAN SAINS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_xyEI9GN-Mes/RpBLhaM0aqI/AAAAAAAAAAM/4TX3l98lcTU/s1600-h/wong-gendeng.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_xyEI9GN-Mes/RpBLhaM0aqI/AAAAAAAAAAM/4TX3l98lcTU/s320/wong-gendeng.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5084647016642144930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;Artinya:&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;68.  Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia",&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;69.  Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang Telah dimudahkan (bagimu). dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;QS. An Nahl (16:68-69)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Lebah madu membuat tempat penyimpanan madu dengan bentuk heksagonal. Sebuah bentuk penyimpanan yang paling efektif dibandingkan dengan bentuk geometris lain. Lebah menggunakan bentuk yang memungkinkan mereka menyimpan madu dalam jumlah maksimal dengan menggunakan material yang paling sedikit. Para ahli matematika merasa kagum ketika mengetahui perhitungan lebah yang sangat cermat. Aspek lain yang mengagumkan adalah cara komunikasi antar lebah yang sulit untuk&lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt; dipercaya. Setelah menemukan sumber makanan, lebah pemadu yang bertugas mencari bunga untuk pembuatan madu terbang lurus ke sarangnya. Ia memberitahukan kepada lebah-lebah yang lain arah sudut dan jarak sumber makanan dari sarang dengan sebuah tarian khusus. Setelah memperhatikan dengan seksama isyarat gerak dalam tarian tersebut, akhirnya lebah-lebah yang lainnya mengetahui posisi sumber makanan tersebut dan mampu menemukannya tanpa kesulitan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Lebah menggunakan cara yang sangat menarik ketika membangun sarang. &lt;/span&gt;&lt;span lang="it-IT"&gt;Mereka memulai membangun sel-sel tempat penyimpanan madu dari sudut-sudut yang berbeda, seterusnya hingga pada akhirnya mereka bertemu di tengah. Setelah pekerjaan usai, tidak nampak adanya ketidakserasian ataupun tambal sulam pada sel-sel tersebut. Manusia tak mampu membuat perancangan yang sempurna ini tanpa perhitungan geometris yang rumit; akan tetapi lebah melakukannya dengan sangat mudah. Fenomena ini membuktikan bahwa lebah diberi petunjuk melalui “ilham” dari Allah swt sebagaimana firman Allah dalam surat An-Nahl ayat 68 di atas. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span lang="it-IT"&gt;Sejak jutaan tahun yang lalu lebah telah menghasilkan madu sepuluh kali lebih banyak dari yang mereka butuhkan. Satu-satunya alasan mengapa binatang yang melakukan segala perhitungan secara terinci ini memproduksi madu secara berlebihan adalah agar manusia dapat memperoleh manfaat dari madu yang mengandung “obat bagi manusia” tersebut. &lt;/span&gt;Allah menyatakan tugas lebah ini dalam Al-Qur'an:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkan. (QS. An-Nahl, 16: 69) &lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Tahukah anda tentang manfaat madu sebagai salah satu sumber makanan yang Allah sediakan untuk manusia melalui serangga yang mungil ini?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Madu tersusun atas beberapa molekul gula seperti glukosa dan fruktosa serta sejumlah mineral seperti magnesium, kalium, potasium, sodium, klorin, sulfur, besi dan fosfat. Madu juga mengandung vitamin B1, B2, C, B6 dan B3 yang komposisinya berubah-ubah sesuai dengan kualitas madu bunga dan serbuk sari yang dikonsumsi lebah. Di samping itu di dalam madu terdapat pula tembaga, yodium dan seng dalam jumlah yang kecil, juga beberapa jenis hormon.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Sebagaimana firman Allah, madu adalah “obat yang menyembuhkan bagi manusia”. Fakta ilmiah ini telah dibenarkan oleh para ilmuwan yang bertemu pada Konferensi Apikultur Sedunia (World Apiculture Conference) yang diselenggarakan pada tanggal 20-26 September 1993 di Cina. &lt;span lang="sv-SE"&gt;Dalam konferensi tersebut didiskusikan pengobatan dengan menggunakan ramuan yang berasal dari madu. Para ilmuwan Amerika mengatakan bahwa madu, royal jelly, serbuk sari dan propolis (getah lebah) dapat mengobati berbagai penyakit. Seorang dokter asal Rumania mengatakan bahwa ia mencoba menggunakan madu untuk mengobati pasien katarak, dan 2002 dari 2094 pasiennya sembuh sama sekali. Para dokter asal Polandia juga mengatakan dalam konferensi tersebut bahwa getah lebah (bee resin) dapat membantu menyembuhkan banyak penyakit seperti bawasir, penyakit kulit, penyakit ginekologis dan berbagai penyakit lainnya. (Yahya, 2006).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/753306967778909791-3128019616325827054?l=haryopest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://haryopest.blogspot.com/feeds/3128019616325827054/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=753306967778909791&amp;postID=3128019616325827054' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/753306967778909791/posts/default/3128019616325827054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/753306967778909791/posts/default/3128019616325827054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://haryopest.blogspot.com/2007/07/serangga-dalam-kajian-islam-dan-sains_07.html' title='SERANGGA  DALAM KAJIAN ISLAM DAN SAINS'/><author><name>haryopest</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09524647812480582845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_xyEI9GN-Mes/RpBLhaM0aqI/AAAAAAAAAAM/4TX3l98lcTU/s72-c/wong-gendeng.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-753306967778909791.post-8498593947165413515</id><published>2007-07-07T19:20:00.000-07:00</published><updated>2007-07-07T19:23:57.742-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serangga islam'/><title type='text'>SERANGGA  DALAM KAJIAN ISLAM DAN SAINS</title><content type='html'>&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;Artinya:&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;68.  Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia",&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;69.  Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang Telah dimudahkan (bagimu). dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;QS. An Nahl (16:68-69)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Lebah madu membuat tempat penyimpanan madu dengan bentuk heksagonal. Sebuah bentuk penyimpanan yang paling efektif dibandingkan dengan bentuk geometris lain. Lebah menggunakan bentuk yang memungkinkan mereka menyimpan madu dalam jumlah maksimal dengan menggunakan material yang paling sedikit. Para ahli matematika merasa kagum ketika mengetahui perhitungan lebah yang sangat cermat. Aspek lain yang mengagumkan adalah cara komunikasi antar lebah yang sulit untuk&lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt; dipercaya. Setelah menemukan sumber makanan, lebah pemadu yang bertugas mencari bunga untuk pembuatan madu terbang lurus ke sarangnya. Ia memberitahukan kepada lebah-lebah yang lain arah sudut dan jarak sumber makanan dari sarang dengan sebuah tarian khusus. Setelah memperhatikan dengan seksama isyarat gerak dalam tarian tersebut, akhirnya lebah-lebah yang lainnya mengetahui posisi sumber makanan tersebut dan mampu menemukannya tanpa kesulitan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Lebah menggunakan cara yang sangat menarik ketika membangun sarang. &lt;/span&gt;&lt;span lang="it-IT"&gt;Mereka memulai membangun sel-sel tempat penyimpanan madu dari sudut-sudut yang berbeda, seterusnya hingga pada akhirnya mereka bertemu di tengah. Setelah pekerjaan usai, tidak nampak adanya ketidakserasian ataupun tambal sulam pada sel-sel tersebut. Manusia tak mampu membuat perancangan yang sempurna ini tanpa perhitungan geometris yang rumit; akan tetapi lebah melakukannya dengan sangat mudah. Fenomena ini membuktikan bahwa lebah diberi petunjuk melalui “ilham” dari Allah swt sebagaimana firman Allah dalam surat An-Nahl ayat 68 di atas. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span lang="it-IT"&gt;Sejak jutaan tahun yang lalu lebah telah menghasilkan madu sepuluh kali lebih banyak dari yang mereka butuhkan. Satu-satunya alasan mengapa binatang yang melakukan segala perhitungan secara terinci ini memproduksi madu secara berlebihan adalah agar manusia dapat memperoleh manfaat dari madu yang mengandung “obat bagi manusia” tersebut. &lt;/span&gt;Allah menyatakan tugas lebah ini dalam Al-Qur'an:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkan. (QS. An-Nahl, 16: 69) &lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Tahukah anda tentang manfaat madu sebagai salah satu sumber makanan yang Allah sediakan untuk manusia melalui serangga yang mungil ini?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Madu tersusun atas beberapa molekul gula seperti glukosa dan fruktosa serta sejumlah mineral seperti magnesium, kalium, potasium, sodium, klorin, sulfur, besi dan fosfat. Madu juga mengandung vitamin B1, B2, C, B6 dan B3 yang komposisinya berubah-ubah sesuai dengan kualitas madu bunga dan serbuk sari yang dikonsumsi lebah. Di samping itu di dalam madu terdapat pula tembaga, yodium dan seng dalam jumlah yang kecil, juga beberapa jenis hormon.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Sebagaimana firman Allah, madu adalah “obat yang menyembuhkan bagi manusia”. Fakta ilmiah ini telah dibenarkan oleh para ilmuwan yang bertemu pada Konferensi Apikultur Sedunia (World Apiculture Conference) yang diselenggarakan pada tanggal 20-26 September 1993 di Cina. &lt;span lang="sv-SE"&gt;Dalam konferensi tersebut didiskusikan pengobatan dengan menggunakan ramuan yang berasal dari madu. Para ilmuwan Amerika mengatakan bahwa madu, royal jelly, serbuk sari dan propolis (getah lebah) dapat mengobati berbagai penyakit. Seorang dokter asal Rumania mengatakan bahwa ia mencoba menggunakan madu untuk mengobati pasien katarak, dan 2002 dari 2094 pasiennya sembuh sama sekali. Para dokter asal Polandia juga mengatakan dalam konferensi tersebut bahwa getah lebah (bee resin) dapat membantu menyembuhkan banyak penyakit seperti bawasir, penyakit kulit, penyakit ginekologis dan berbagai penyakit lainnya. (Yahya, 2006).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/753306967778909791-8498593947165413515?l=haryopest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://haryopest.blogspot.com/feeds/8498593947165413515/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=753306967778909791&amp;postID=8498593947165413515' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/753306967778909791/posts/default/8498593947165413515'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/753306967778909791/posts/default/8498593947165413515'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://haryopest.blogspot.com/2007/07/serangga-dalam-kajian-islam-dan-sains.html' title='SERANGGA  DALAM KAJIAN ISLAM DAN SAINS'/><author><name>haryopest</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09524647812480582845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
